Pages

Saturday, September 1, 2018

Hoki Jadi Faktor Penentu Kesuksesan, Benarkah?

Nama Warren Buffett, CEO Berskhire Hathaway, sudah melegenda di kalangan tokoh paling inspiratif dunia. Konglomerat berusia 87 tahun ini masih aktif di dunia bisnis dan mengawasi dinamika dunia investasi.

Menurut daftar orang terkaya Forbes pada Maret lalu, Warren adalah pria terkaya ketiga di dunia. Kekayaannya terhitung USD 84 miliar atau setara Rp 1.243 triliun (USD 1 = 14.803).

Bagaimana jika kekayaan dikalkulasi menjadi tiap jam? Bila dihitung, Warren Buffett meraup USD 958 ribu per jam, atau setara Rp 14 miliar.

Perhitungan tersebut berdasarkan data Business Insider. Penghasilan Warren dibagi dengan 8.760, sesuai angka jam pada tiap tahun.

Berdasarkan perhitungan waktu nyata (real-time) Forbes, kekayaan Warren saat ini sebetulnya berjumlah USD 85,9 miliar atau Rp 1.255 triliun. Jumlah tersebut naik USD 1,9 juta dari perhitungan Maret lalu.

Kekayaan Warren Buffett tercatat naik meskipun sebelumnya sempat turun karena kebanyakan menyumbang. Ia memang terkenal hobi mendonasikan sahamnya, seperti ke yayasan yang diurus anak-anaknya, serta yayasan milik Bill Gates dan istrinya.

Buffett dan Gates juga terkenal sebagai sahabat karib, dan Gates memiliki saham signifikan di Berkshire Hathaway. Sebagai informasi, Berkshire Hathaway adalah sebuah perusahaan konglomerasi yang didirikan Warren Buffett yang menanamkan modal di beragam sektor. 

Let's block ads! (Why?)

https://www.liputan6.com/bisnis/read/3633263/hoki-jadi-faktor-penentu-kesuksesan-benarkah

Asian Games 2018: Indonesia Gagal Raih Medali dari Cabor Sambo

Liputan6.com, Jakarta Tim Nasional Sambo Indonesia dipastikan sama sekali tak kebagian medali di Asian Games 2018. Delapan wakilnya tersingkir pada pertandingan di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, sejak 31 Agustus hingga 1 September 2018.

Pada pertandingan hari kedua atau terakhir, Sabtu, empat wakil Indonesia yang menjadi harapan ternyata tidak mampu menunjukkan kemampuan dan potensi maksimal mereka. 

Empat atlet masing-masing Sakinah (kelas -68kg putri), Mutiara Amanda (-68kg putri), Yossi Siswanto(-90kg) serta Rio Akbar Bahari yang juga turun di kelas -90 kg putra.

Untuk Sakinah, ambisinya merebut medali terhenti setelah kalah dari wakil Mongolia yakni Davaasuren Munkhbat di babak 16 besar dengan skor 0-3.

Sakinah yang kembali turun di kategori repechage B juga kembali gagal menunjukkan kemampuan terbaiknya dan harus kalah dari wakil Uzbekistan Gulmira Ismatova.

Selanjutnya Mutiara Amanda harus terhenti di babak perdelapan final setelah dikalahkan wall Uzbekistan Nilufar Davletova dengan kemenangan 0-4.

Begitupun saat berlaga di repechage A, juga tidak mampu memanfaatkan peluang itu setelah kalah dari wakil Thailand atas nama Titapa Junsookplung dengan skor 0-3.

*Update terkini Asian Games 2018 mulai dari Jadwal Pertandingan, Perolehan Medali hingga informasi terbaru dari Arena Pesta Olahraga Terbesar Asia di sini

Let's block ads! (Why?)

https://www.liputan6.com/asian-games/read/3633934/asian-games-2018-indonesia-gagal-raih-medali-dari-cabor-sambo